
Batam, 22 September 2026 – Fakultas Teknologi Industri (FTID) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (22/9). Kegiatan ini menjadi ruang bagi seluruh Dosen di lingkungan FTID untuk menyelaraskan pelaksanaan proses pembelajaran, Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta berbagai program akademik dengan arah pengembangan fakultas dan institusi.
Rapat dihadiri oleh seluruh Dosen di lingkungan Fakultas Teknologi Industri dan dibuka secara resmi oleh Dekan FTID, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T., M.T., IPM.
Dalam arahannya, Dekan FTID menyampaikan bahwa visi dan misi fakultas telah disahkan dan disusun selaras dengan visi dan misi ITEBA. Keselarasan tersebut menjadi landasan penting dalam pelaksanaan seluruh aktivitas akademik dan pengembangan fakultas.
Sejalan dengan hal tersebut, seluruh Dosen diharapkan dapat memastikan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, senantiasa mengacu pada visi dan misi FTID. Dengan demikian, setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan kontribusi yang nyata terhadap pencapaian sasaran strategis fakultas dan institusi.
Pembahasan rapat juga difokuskan pada berbagai persiapan perkuliahan Semester Ganjil TA 2026/2027, termasuk penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Penyusunan RPS berbasis OBE menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran berorientasi pada capaian pembelajaran yang terukur dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta dunia kerja.
Selain aspek pembelajaran, rapat turut membahas pentingnya evaluasi dan penguatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di seluruh tingkatan. Bapak Adjar Pratoto menyampaikan bahwa evaluasi RTM perlu dilakukan secara menyeluruh, baik pada tingkat program studi maupun dekanat.
“Kita butuh evaluasi RTM di semua level, mulai dari prodi dan dekanat agar dapat disesuaikan dengan KPI, dan hal ini akan dibutuhkan untuk akreditasi yang akan datang,” ujar Bapak Adjar Pratoto.
Penyelarasan RTM dengan Key Performance Indicator (KPI) dipandang penting untuk memastikan setiap target dan capaian fakultas dapat terukur, terdokumentasi, serta menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan. Hal tersebut sekaligus menjadi salah satu aspek yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi proses akreditasi mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, Ibu Yopy Mardiansyah, S.Pd., M.Si turut menyampaikan informasi terkait pengajuan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pembahasan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan dosen dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat sekaligus memperkuat budaya akademik yang mendukung kreativitas, inovasi, dan pencapaian prestasi.
Melalui rapat koordinasi ini, FTID ITEBA bersiap untuk memulai Semester Ganjil TA 2026/2027 dengan persiapan yang lebih terarah dan terukur. Penyelarasan visi-misi, penerapan pembelajaran berbasis OBE, penguatan RTM dan KPI, serta dukungan terhadap pengembangan mahasiswa menjadi bagian dari langkah FTID untuk membangun proses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan fondasi yang selaras dan perencanaan yang matang, FTID ITEBA terus bergerak menghadirkan pembelajaran yang berorientasi pada capaian, relevan dengan kebutuhan industri, dan selaras dengan arah strategis ITEBA.


-Humas



