
Batam, 05 Maret 2026 – Upaya memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia industri terus dilakukan oleh Fakultas Teknologi Industri (FTID) Institut Teknologi Batam (ITEBA). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui diskusi bersama industri dalam rangka penyusunan visi-misi fakultas serta pengembangan kurikulum Program Studi Manajemen Rekayasa dan Teknik Industri berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026 di kantor PT NOV Profab Batam ini menjadi ruang dialog antara akademisi dan praktisi industri untuk menyelaraskan arah pengembangan pendidikan teknologi industri dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Delegasi ITEBA dipimpin oleh Dekan FTID, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T., M.T., IPM, bersama Wakil Dekan Bapak Sadiq Ardo Wibowo, S.T., M.T., Ketua LPM Bapak Dr. Ir. Adjar Pratoto, M.T., Kaprodi Manajemen Rekayasa Bapak Ir. Aulia Agung Dermawan, S.T., M.T., serta Kaprodi Teknik Industri Ibu Amirah Nova Khairiyah Pane, M.Sc. Kehadiran rombongan ITEBA disambut oleh HR Manager Bapak Alden Nelson dan QA Manager Bapak Decky Antoni, yang membuka diskusi dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai perspektif industri menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kurikulum. Pihak PT NOV Profab menyampaikan sejumlah kompetensi yang dinilai krusial bagi lulusan di bidang teknologi industri, antara lain penguasaan perangkat lunak seperti MS Project, Oracle Primavera P6, AutoCAD, SolidWorks, Tekla, Unifist, dan Frimafera, pemahaman standar Health, Safety, and Environment (HSE), kemampuan pengelolaan peralatan kerja, hingga pentingnya kepemilikan sertifikasi kompetensi BNSP serta penguatan soft skills.
Masukan dari dunia industri tersebut menjadi fondasi penting dalam penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan agar lebih selaras dengan kebutuhan profesional di lapangan.
Lebih dari sekadar diskusi kurikulum, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara FTID ITEBA dan PT NOV Profab, mulai dari program magang mahasiswa, riset kolaboratif, pelatihan bersertifikat, hingga keterlibatan praktisi industri dalam kegiatan akademik.





