
Batam, 3 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri (FTID) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Visi dan Misi Fakultas Teknologi Industri pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan penyelarasan arah strategis fakultas dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika dunia kerja, serta kebutuhan kompetensi lulusan yang semakin kompleks.
FGD dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur stakeholder internal dan eksternal, sehingga proses penyusunan dan penyempurnaan visi dan misi tidak hanya didasarkan pada perspektif internal fakultas, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), alumni, serta mahasiswa.
Dari unsur dunia usaha dan dunia industri, kegiatan menghadirkan Refdilzon Yasa dari PT Duta Dimensi, Decky Antony Kifta dari PT NOV Profab Indonesia, Wasito dari PT Giken Precision Indonesia, Hariselmi dari PT Lintas Digital Education, dan Julizar dari PT Sanpro Energi Fabrikator. Sementara itu, unsur pengguna lulusan juga diperkuat dengan kehadiran Sumitro sebagai perwakilan alumni dan Aulia sebagai perwakilan mahasiswa.
Kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. M. Ansyar Bora, MT., IPM. Dalam sambutannya, Dekan menekankan bahwa visi dan misi fakultas harus mampu menjadi arah yang jelas bagi pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan berbagai pihak. Oleh karena itu, masukan dari stakeholder menjadi sangat penting agar arah pengembangan fakultas tetap relevan dengan perubahan lingkungan strategis dan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. Heri Sunarsono, DEA, dan Wakil Rektor II ITEBA, Bapak Dr. Eng. Ansarullah Lawi. Kehadiran jajaran pimpinan universitas menunjukkan komitmen ITEBA dalam mendorong penguatan tata kelola dan pengembangan fakultas yang berorientasi pada mutu serta kebutuhan stakeholder.
Dari unsur internal Fakultas Teknologi Industri, kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Program Studi Teknik Industri, Ibu Amirah Nova Khairiyah Pane, M.Sc., Kepala Program Studi Manajemen Rekayasa, Ibu Elsa Putri Pertiwi, S.T., M.Tech, serta perwakilan tenaga kependidikan, Bapak Fajri Azhari, S.Kom. Selain itu, sejumlah dosen di lingkungan Fakultas Teknologi Industri juga turut berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Keterlibatan unsur program studi, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa visi dan misi fakultas dapat diterjemahkan secara konsisten ke dalam pengembangan program studi, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan akademik dan kemahasiswaan.
Dalam sesi diskusi, para stakeholder dari dunia industri memberikan berbagai masukan terkait kebutuhan kompetensi lulusan, perkembangan teknologi, kemampuan adaptasi, problem solving, keterampilan digital, komunikasi, kepemimpinan, serta kesiapan lulusan menghadapi perubahan lingkungan kerja. Masukan tersebut menjadi bahan penting untuk melihat sejauh mana arah pengembangan Fakultas Teknologi Industri telah sesuai dengan kebutuhan aktual dunia kerja.
Diskusi juga mengarah pada pentingnya penguatan keterkaitan antara visi dan misi fakultas dengan pengembangan kurikulum. Kurikulum yang dikembangkan di lingkungan Fakultas Teknologi Industri diharapkan tidak hanya memberikan dasar keilmuan yang kuat, tetapi juga mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi praktis dan kemampuan adaptif yang dibutuhkan oleh industri.
Perwakilan alumni memberikan perspektif mengenai relevansi kompetensi yang diperoleh selama masa studi dengan kebutuhan profesional setelah memasuki dunia kerja. Sementara itu, perwakilan mahasiswa memberikan pandangan dari sisi pengalaman pembelajaran dan harapan terhadap kompetensi yang perlu dikembangkan selama menempuh pendidikan di Fakultas Teknologi Industri.
Selain itu, para dosen dan pengelola program studi turut memberikan masukan terkait perkembangan keilmuan dan teknologi, arah riset, kebutuhan pembelajaran berbasis kasus dan proyek, serta peluang penguatan kolaborasi dengan industri. Pertukaran perspektif tersebut menjadikan FGD sebagai forum strategis untuk membangun kesamaan pandangan mengenai arah pengembangan fakultas ke depan.
FGD ini pada dasarnya tidak hanya dimaksudkan untuk menghasilkan rumusan visi dan misi, tetapi juga menjadi bagian dari proses continuous improvement dan penguatan sistem penjaminan mutu fakultas. Rumusan visi dan misi diharapkan dapat menjadi landasan dalam menetapkan tujuan, sasaran, strategi, serta program kerja Fakultas Teknologi Industri dalam periode mendatang.
Melalui forum ini, Fakultas Teknologi Industri ITEBA juga berupaya memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kolaborasi dengan industri diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan, seperti pengembangan kurikulum bersama, kuliah praktisi, magang mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengembangan kompetensi dan sertifikasi, pengabdian kepada masyarakat, serta rekrutmen lulusan.
Kegiatan FGD berlangsung dalam suasana interaktif dan konstruktif. Berbagai pandangan, pengalaman, serta rekomendasi yang disampaikan oleh stakeholder menjadi masukan berharga bagi Fakultas Teknologi Industri dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan arah pengembangannya.
Hasil diskusi selanjutnya akan menjadi bahan dalam penyempurnaan rumusan Visi dan Misi Fakultas Teknologi Industri ITEBA, serta menjadi salah satu dasar dalam penyusunan arah strategis fakultas dan pengembangan program studi di masa mendatang.
Dengan melibatkan unsur pimpinan universitas, pimpinan fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta dunia usaha dan dunia industri, Fakultas Teknologi Industri ITEBA menegaskan komitmennya untuk membangun pendidikan tinggi yang relevan, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Visi dan misi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi pernyataan strategis, tetapi benar-benar menjadi arah bersama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri dan masyarakat.



-Humas



